Hari Raya Kuningan diperingati setiap 210 hari atau 6 bulan sekali
dalam kalender Bali tepatnya pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan.
(1 bulan dalam kalender Bali = 35 hari).
Di hari Raya Kuningan yang suci ini diceritakan Ida Sang Hyang Widi
turun ke dunia untuk memberikan berkah kesejahteraan buat seluruh umat
di dunia. Masyarakat Hindu di Bali yakini, pelaksanaan upacara pada hari
raya Kuningan sebaiknya dilakukan sebelum tengah hari, sebelum waktu
para Dewa, Bhatara, dan Pitara kembali ke sorga.
Hari raya Kuningan adalah rangkaian upacara Galungan, 10 hari sebelum
Kuningan. Ada beberapa perlengkapan Hari Kuningan yang khas yaitu:
Endongan sebagai simbol persembahan kepada Hyang Widhi. Tamyang sebagai
simbol penolak malabahaya. Kolem sebagai simbol tempat peristirahatan
hyang Widhi, para Dewa dan leluhur kita.